15802314_1055020681293234_2193848172147638272_nAlhamdulillah sudah dua bulan program Kampung Qur’an Rukem berjalan. Dusun Rukem berada di perbukitan Desa Sidomulyo – Purworejo ini dihantam longsor pertengahan tahun 2016 lalu, hingga puluhan rumah rata dengan tanah, 4 orang meniggal dunia, dan puluhan luka-luka.

Bersama warga, PPPA Daarul Qur’an membuat pipanisasi yang hancur akibat longsor, renovasi mushalla, hingga merintis program Kampung Qur’an.

Di kampung ini, 200-an Kepala Keluarga (KK) mayoritas bekerja sebagai buruh bangunan, baik di kota Purworejo maupun merantau ke Jakarta. Para pemuda tak banyak bisa ditemui, rutinitas sehari-hari mereka tak pernah berubah dari dulu, pergi bekerja jam 6 pagi dan pulang jam 6 sore.

Dua bulan sudah saya bertugas. Biasanya, warga memanggil saya Ustadz Dafi. Sambutan yang ramah, senyum dan harapan yang mengembang dari warga dan anak-anak kampung menambah semangat melayani warga. Walaupun di awal-awal saya sangat asing bagi mereka, namun kini keasingan itu menjelma menjadi rasa kasih dan sayang. Saya hidup bersama Pak Sudiman dan Bu Painah yang kini menjadi orang tua angkatku.

Di ruang tamu rumahnya yang berukuran 3×3 meter saya biasa berisitirahat. Ruang tamu itu di sulapnya menjadi kamar pribadi saya. Alhamdulillah, Allah memberi keluarga baru yang begitu menyayangi saya. Setiap sore, saya bertugas menjalankan program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Musholla Miftaahul Hudaa, untuk mengajar baca tulis qur’an (BTQ). Jarak rumah yang berjauhan di atas bukit tidak membuat santri patah semangat. Inilah yang membuat saya merasa betah! .
.

Dua bulan berjalan, Program-program Kampung Qur’an Rukem selama terlaksana lancar. Mulai dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), HafalanQu (hafalan Qur’an ku), Kids Fun Game On Friday, Festival Anak Soleh (FAS), Tabungan Santri, Santri Sehat dan Cerdas, dan Buku untuk Kampung Qur’an. Semua program ini didukung penuh oleh warga untuk menunjang pendidikan terbaik bagi anak – anak mereka. Apalagi, saat ini dibangun Taman Bacaan Mandiri (TBM) Hasanah hasil kejasama BNI Syariah dan PPPA Jogjakarta.

Alhamdulillah, sebanyak 43 anak-anak dari usia PAUD sampai SMP yang menjadi santri Kampung Qur’an Rukem.

Allah swt memberi kemudahan bagi saya dalam berdakwah. Dalam waktu yang relatif singkat, program HafalanQu mendapat antusiasme yang luar biasa. Tercatat santri yang mengikuti program ini semakin bertambah jumlahnya. Awal bulan Desember 2016 lalu baru 3 orang, dan kini di awal 2017 sudah mencapai 9 orang santri.

Kegiatan hafalanQu dilaksanakan setiap sore hari di hari senin sampai dengan jumat setelah semua santri mengikuti TPA. Sebagian, mereka memilih setoran bakda shalat Subuh berjamaah di Mushalla. Untuk awal, mereka menghafal Qur’an juz 30 dan surat pilihan yakni Al-Waqiah, Al-Mulk, Ar-Rohman dan surat Yaasin.
Yeni, Elisa, dan Septi merupakan santri yang memilih surat An-Naba. Tidak terasa, walaupun berat bagi mereka untuk datang setiap subuh, namun karena kegigihannya. Kini Yeni, Elisa, dan Septi sudah menghafalkan 15 ayat surat An-naba, dan Insya Allah akan terus bertambah kedepannya. Sedangkan, Rama dan Romeo memilih surat Ar-Rohman, mereka biasa menghafalkan surat tersebut di rumahnya. Ibundanya membimbing Rama dan Romea untuk menghafal melalui audio MP3 menjelang tidur. Rama kini telah berhasil menghafalkan 14 ayat surat Ar-Rohman. Alhamdilillah!

Semangat Program Pembibitan Penghafal Qur’an kini telah masuk di kampung ini. Insya Allah dengan doa dan ikhtiar kita semua, Kampung Qur’an Rukem akan menjadi salah satu kampung di Indonesia yang akan melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an. Aamiin Ya Robbal Alamin.

Ditulis oleh Ahmad Rizal Khadafi, Pendamping KQ Rukem

15803545_1346655395396947_8990488237071925248_n

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *